Sudut
:achsadi sudut merah itu ia menampakkan sebinar matanya. seperti bintang. kerlipnya jatuh di pangkuanku saat senyumnya tak henti mengejawantahkan jantung hatinya. seketika itu juga aku menjadi rumput hijau di bawah kakinya, membiarkan ia menari-nari di atasku, mempuisikan cinta dan memporakporandakan kerajaan langit dengan kebahagiaannya.
ya. ia jatuh cinta. dan segalanya tinggal serpih-serpih penyesalan dari balik bilik-bilik yang terdiam. mereka melihatnya seperti penari utama di panggung tarian angsa. melompat. berputar. tertiup derai-derai cinta. tak terbendung karang-karang panjang. tak membagi sebuah patah hati. lagi.
jangan salahkan dia karena terlanjur cinta. sudut merah itu telah dimaknainya dan didirikannya seribu dupa bagi dewa-dewa. sebuah doa melangit sebagaimana kembang api dan tercurah kembali menjadi lampu-lampu taman hatinya yang tadi gelap. jangan. jangan kau nodai dengan selembar mantra kutukan. karena ia jatuh cinta.

1 Comments:
ALAT BERAT
SEWA ALAT BERAT
RENTAL ALAT BERAT
JUAL ALAT BERAT
BELI ALAT BERAT
Post a Comment
<< Home